Profil Stasiun Kereta Cepat Karawang

01 November 2023 | . admin-artha

01 November 2023 | . admin-artha

Rencana pembangunan akses jalan yang dibutuhkan Stasiun Kereta Cepat Karawang telah dirampungkan oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC). Salah satu rencana pembangunan akses jalan tersebut adalah dengan membangun exit tol baru dari Tol Jakarta-Cikampek di KM 42 langsung menuju Stasiun Karawang. Stasiun tersebut selanjutnya akan diintegrasikan dengan kawasan industri di Cikarang dan Karawang.

Stasiun Karawang seluas kurang lebih 19.028 meter persegi ini memiliki 2 peron untuk penumpang naik dan turun kereta. Ke depannya, akan ada 68 jadwal kereta cepat yang berhenti di Stasiun Karawang untuk menampung penumpang yang hendak menuju Stasiun Halim, Stasiun Hub Padalarang, dan Stasiun Tegalluar. Penumpang yang turun di Stasiun Karawang dapat menggunakan bus DAMRI (bus milik negara Indonesia) untuk melanjutkan perjalanan di Karawang.

Stasiun kereta cepat tersebut telah terintegrasi dengan LRT Jabodetabek, BRT, dan shuttle bus bandara sehingga memudahkan penumpang untuk transit tanpa harus berpindah stasiun. Saat ini, Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah beroperasi sejak Oktober 2023 dengan 28 jadwal kereta cepat.

You may also be interested in

12 March 2026

1ADAPT: Platform Layanan Terpadu bagi Tenant di Karawang Artha Industrial Hill

04 March 2026

PT Deli Indonesia Office Technology Dorong Kemajuan Karawang dengan Pembukaan Lapangan Kerja Baru

26 February 2026

Apa Itu Sertifikasi Greenship — dan Mengapa Penting bagi Masa Depan Kawasan Industri?